Rapat Senat Terbuka Digelar, FKIP UGL Kukuhkan Lulusan Siap Terjun ke Dunia Pendidikan dan Pengabdian

TRIBRATA 24

- Redaksi

Selasa, 4 November 2025 - 17:57 WIB

50259 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Gunung Leuser (UGL) Kutacane menyelenggarakan Rapat Senat Terbuka dalam rangka yudisium Tahun Akademik 2025/2026, Selasa (4/11). Acara berlangsung khidmat dan penuh haru di halaman kampus FKIP UGL, Kabupaten Aceh Tenggara.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan mahasiswa dari berbagai program studi secara resmi dikukuhkan sebagai sarjana. Acara yudisium merupakan proses akhir akademik sebelum para lulusan diwisuda dan dilepas ke masyarakat untuk mengabdi sesuai bidang keilmuannya. Proses pengukuhan dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan fakultas, di antaranya Dekan FKIP Dr. Abu Bakar, M.Si., Wakil Dekan Dr. Indra Utama, M.Pd., dan sejumlah anggota senat fakultas yang hadir dalam barisan kehormatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dekan FKIP Dr. Abu Bakar, kegiatan yudisium memiliki makna penting bagi institusi maupun mahasiswa itu sendiri, karena menunjukkan bahwa para peserta telah menyelesaikan seluruh tahapan akademik dengan baik. Ia juga mengingatkan para lulusan untuk menjaga integritas dan terus menebarkan manfaat di tengah masyarakat.

“Kita tidak hanya mencetak lulusan untuk mendapatkan ijazah, melainkan untuk mencetak pendidik yang bisa memberikan perubahan nyata di lingkungan masing-masing,” ujar Dr. Abu Bakar dalam sambutannya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Humas UGL, Sudirman, S.Pd., M.Pd. Dalam wawancara terpisah, ia mengatakan bahwa yudisium bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari proses pengabdian yang sebenarnya sebagai alumni UGL.

“Para lulusan harus menjadi agen perubahan positif. Apa yang mereka pelajari selama kuliah harus diterapkan di masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan lokal,” ujar Sudirman.

Acara yudisium juga diramaikan dengan prosesi pengalungan medali dan pembacaan nama-nama mahasiswa yang lulus. Suasana semakin hangat ketika para lulusan saling memberikan ucapan selamat dan berfoto bersama dosen serta orang tua yang hadir. Tangis haru dan tawa kebahagiaan mewarnai momen tersebut.

Universitas Gunung Leuser sendiri telah dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang konsisten mencetak tenaga pendidik profesional, khususnya di wilayah Aceh Tenggara. FKIP menjadi salah satu fakultas unggulan dengan berbagai prodi seperti Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Matematika, serta Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Dengan diselenggarakannya yudisium ini, para lulusan diharapkan siap berperan aktif dalam pembangunan pendidikan, baik di daerah asal mereka maupun di wilayah lain yang membutuhkan. Masyarakat Aceh Tenggara kini menaruh harapan besar agar para sarjana baru ini dapat menjadi teladan, pelopor perubahan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keilmuan dan kemanusiaan.

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi dokumentasi antara mahasiswa, dosen, dan jajaran fakultas. Momen ini menjadi catatan bersejarah dalam perjalanan akademik mereka, sebagai bukti bahwa usaha dan ketekunan dapat mengantarkan siapa saja menuju kesuksesan.

Yudisium FKIP UGL 2025 menjadi langkah awal bagi mereka yang siap mengabdi, demi terwujudnya pendidikan yang lebih baik di Tanah Leuser dan Indonesia secara luas.

Laporan : Edi Sahputra

Berita Terkait

Polres Aceh Tenggara Tingkatkan Operasi Pemberantasan Sabu, Partisipasi Publik Jadi Faktor Penentu Kesuksesan
Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu di Lawe Bulan, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Sambut Idul Adha 1447 H, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Beras dari Kapolda Aceh kepada Personel
Jalan Nasional Aceh Tenggara–Medan Kini Bebas Lumpur Setelah Penanganan Intensif BPJN 3.5
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI
Lawe Harum Jadi Sorotan Tajam Warga Aceh Tenggara, Dana Miliaran Rupiah Dipertanyakan karena Manfaat Belum Dirasakan Petani
Terungkap! Kasus Kekerasan terhadap Anak yang Mengakibatkan Meninggal Dunia di Aceh Tenggara, Pelaku Berhasil Ditangkap

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 01:40 WIB

Hari Raya Waisak 2570 BE, Lapas Kelas IIA Sibolga Serahkan Remisi Khusus kepada Empat Warga Binaan

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:18 WIB

Wujud Penghargaan bagi Warga Binaan yang Berkelakuan Baik Rutan Kelas I Medan Serahkan Remisi Khusus Waisak.

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:56 WIB

Dipimpin Kapolres Batu Bara, Razia Gabungan di Lapas Labuhan Ruku Tidak Temukan Narkoba dan HP Ilegal

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:42 WIB

Lapas Sibolga Jalin Kerja Sama dengan PKBM Talora, Warga Binaan Ikuti Pendidikan Paket dan Keterampilan

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:06 WIB

Klarifikasi Keluarga: Tuduhan Kalapas Labuhan Ruku dan Ka KPLP minta uang kepada almarhum Fanny Ismail Peranginangin tidak benar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:30 WIB

Panen Raya Jagung di Kebun SAE, Lapas Kupang Sulap Lahan Batu Karang Jadi Simbol Ketahanan Pangan NTT

Minggu, 17 Mei 2026 - 00:58 WIB

MTQ ke-XIX Kabupaten Batu Bara ditutup meriah – Kecamatan Datuk Lima Puluh raih juara umum

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:50 WIB

Lapas Kelas I Medan Terima Kunjungan Pengawasan Anggota DPR RI Komisi XIII

Berita Terbaru

error: Content is protected !!