Viral LGBT Diduga di THM Paragon, DPD PWMOI Pekanbaru Bidang Pendidikan Desi Novita Dukung Aksi Tokoh Masyarakat Riau Menutup Tempat Tersebut.

TRIBRATA 24

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026 - 03:04 WIB

50138 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru: Berapa hari yang lalu beredar sebuah video pesta Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) berdurasi 28 detik yang viral di media sosial, diduga terjadi di Tempat Hiburan Malam (THM) Paragon sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Kota Pekanbaru.

Dampak dari video tersebut, kemarin (2/2) berbagai elemen masyarakat dan beberapa organisasi serta gabungan mahasiswa, serta tokoh beberapa masyarakat Riau menggelar aksi damai di depan THM Paragon. Selasa (3/2/2026)

Terkait hal tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesian (DPD PWMOI) Kota Pekanbaru, Bidang Pendidikan, Desi Novita, ikut mendukung aksi demonstrasi yang dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat dan juga para tokoh masyarakat Riau didepan THM Paragon Pekanbaru, karna dinilai tidak sejalan dengan norma sosial dan nilai budaya Melayu yang selama ini dijunjung tinggi di Riau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengecam keras dan menolak keberadaan LGBT di bumi Melayu Lancang Kuning, serta mendorong revisi peraturan daerah (Perda) untuk pembinaan, dan juga menegaskan menolak semua propaganda LGBT dan meminta perilaku tersebut dimasukkan dalam kategori perbuatan pidana”, tegas Desi Novita.

“Apabila hal ini terus dibiarkan, maka generasi muda khususnya anak-anak pelajar akan terpengaruh ke prilaku yang menyimpang”.

Desi menegaskan agar Walikota Pekanbaru memberikan sangsi tegas, berupa pencabutan izin, kalau ini dibiarkan akan merusak generasi muda khususnya anak-anak yang masih sekolah.

Lanjutnya, Kami sangat prihatin karena dengan maraknya LGBT di kota Pekanbaru sangat bertolak belakang dengan karakter kota Pekanbaru sebagai kota Melayu yang religius, karna Provinsi Riau sebagai negeri Melayu yang kuat keislamannya,” ujar Desi Novita

“Secara aktif DPD PWMOI Pekanbaru menolak pesta LGBT yang diduga terjadi di THM Paragon Pekanbaru, dengan alasan dapat merusak moral bangsa dan masa depan umat manusia khususnya masyarakat kota Pekanbaru, serta dunia pendidikan.

Lanjutnya, maraknya LGBT di THM Pekanbaru, dapat merusak akhlak generasi muda kita, tentunya tidak selaras dengan arah pembangunan Kota Pekanbaru yang telah dicanangkan pemerintah daerah yaitu menjadikan Pekanbaru sebagai kota berbudaya, maju, dan sejahtera, ucap Desi.

Kami berharap agar THM Paragon segera ditutup secara permanen, karna telah melakukan pelanggaran norma agama selain itu telah melakukan pelanggaran Perda, karna kerap kali tutup tidak sesuai dengan apa yang sudah ditetapkan oleh Pemko Pekanbaru, kata Desi Novita

Dari pantauan awak media, tampak dilokasi demo pada (2/2) kemarin yaitu mantan Gubernur Riau, Edi Natar Nasution, Tokoh Riau, Hj. Azleni Agus, Koordinator aksi Ustad Sophian, Organisasi Kemelayuan, Elemen Mahasiswa dan Masyarakat. Demo tersebut dijaga ketat oleh pihak kepolisian untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Demo berlangsung tertib dan damai, dan Pagar THM akhirnya berhasil digembok oleh masa aksi.

(Tim)

Berita Terkait

Peredaran Narkoba di Jalan Pasar Baru Tembung Bebas Tak Tersentuh Hukum, Aparat Terkesan Tutup Mata!
Eko Sitepu Gelar Pembinaan Pancasila di Medan, Warga Soroti Keadilan Sosial
Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Kapolda NTB Pimpin Sertijab Dirpamobvit dan Kapolres Lombok Utara, Tekankan Makna Pengabdian
Ditjenpas Pindahkan 313 Warga Binaan Risiko Tinggi ke Nusakambangan, Langkah Tegas Pasca Insiden Rutan Depok
Atasi Krisis Air di Banten, PTPN IV PalmCo Salurkan 101 Ribu Liter Air Bersih untuk Ribuan KK
Kibarkan Merah Putih di Puncak Budug Asu, Alastua TNI-AD dan My Trippala Adventure Rayakan HUT TNI ke-81
Tuntut Enclave Lahan Seluas 1.570 Hektar dari PTPN IV, Tiga Forum Desa Senama Nenek ‘Kepung’ Bupati Kampar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:11 WIB

Legalitas Perusahaan dan Profesionalisme Jadi Kunci, Agus Kliwir Dorong Dewan Pers Pembenahan Konstituen

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:34 WIB

GARNIZUN Apresiasi Kapolri dan Polda Aceh Ungkap 1,1 Ton Sabu, Ardiansyah Saragih: Usut Tuntas hingga ke Akar Jaringan!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Payung Pemuda Demokrasi, Dorong Pelajar Mengembangkan Potensi Diri melalui Pendidikan dan Diskusi Publik

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:43 WIB

GARNIZUN Apresiasi Pelantikan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru oleh Presiden Prabowo

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Tudingan Belasan HP, Narkoba hingga Jual-Beli Kamar Rutan Tanjung Gusta Dinilai Hoaks, Jangan Giring Opini Tanpa Bukti

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Kombes Reza Chairul Masuk Kandidat Komandan Upacara HUT ke-81 RI, Aktivis Nasional: Bukti Kualitas Perwira Polri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:36 WIB

Konsep Konsep Penting dan Mendasar dalam Penyusunan UULLAJ

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:50 WIB

Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan ormas Golkar!

Berita Terbaru