MEDAN —
Suasana senja di sudut Jalan Taruma, persimpangan Jalan Kejaksaan, Medan Petisah, terasa lebih hangat dan syahdu dari biasanya.
Di tengah lalu lintas kota yang padat, kebaikan kecil terpancar dari Masjid Jamik Kebun Bunga.
Dua sosok dermawan yang memilih menyebut dirinya Hamba Allah, Abel dan Reza, menyalurkan hidangan buka puasa bagi para jamaah yang menjalankan ibadah puasa sunah Kamis sekaligus puasa Ayyamul Bidh, Kamis (27/8/2026).

Puasa Ayyamul Bidh—ibadah sunah di “hari-hari putih” setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah—menjadi momentum penuh berkah yang menyatukan langkah warga setempat.
Senyum kebahagiaan menyelimuti wajah para jamaah saat santapan berbuka puasa yang disiapkan dengan penuh kasih disajikan di teras masjid.
Pengurus kegiatan buka bersama Masjid Jamik Kebun Bunga, Rahmad Olo dan Ice, tak mampu menyembunyikan rasa haru serta syukur mereka.
Saat ditemui awak media, keduanya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian para donatur.
”Kami mewakili seluruh jamaah dan pengurus masjid mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada hamba Allah, saudara Abel dan Reza, serta seluruh donatur yang telah menyisihkan rezekinya,” tutur Rahmad Olo dengan suara bergetar menahan haru.
Hal senada diungkapkan oleh Ice. Menurutnya, kebaikan Abel dan Reza bukan sekadar memberi makanan, melainkan mengalirkan energi kebersamaan dan menguatkan tali silaturahmi di antara sesama muslim.
“Semoga niat tulus ini menjadi ladang pahala yang tak terputus, melapangkan rezeki mereka, dan mendatangkan keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.
Aksi senyap namun menyentuh hati dari Abel dan Reza menjadi bukti bahwa ketulusan tidak membutuhkan panggung besar.
Di persimpangan jalan kota Medan sore itu, sebungkus panganan berbuka menjadi saksi betapa indahnya berbagi dalam diam, memuliakan hari-hari suci dengan kepedulian nyata.(red)





































