Emak-emak Warga Pulo Brayan Geruduk Kantor Camat Medan Timur, Tolak Pengangkatan Kepling IX Diduga Skenario

REDAKSI BATU BARA

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:09 WIB

50111 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Ratusan emak-emak warga Perwira II, Lingkungan IX, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, menggelar aksi damai dan unjuk rasa di kantor Camat Medan Timur, Jumat pagi (6/3). Mereka secara tegas menolak pengangkatan M Salim sebagai Kepala Lingkungan (Kepling) IX, karena dinilai tidak amanah dan pernah mengecewakan warga saat menjabat sebagai Kepling sebelumnya.

Aksi tersebut sempat ricuh karena warga yang membawa poster penolakan menunggu selama lebih dari tiga jam tanpa kesempatan bertemu langsung dengan Camat Fernanda. Setelah mendesak dan menyampaikan aspirasi keras, mereka akhirnya diperbolehkan masuk ke dalam aula kantor camat untuk menyampaikan keberatan langsung kepada pejabat terkait.

“Kami tidak setuju pak M Salim kembali menjadi Kepling di lingkungan kami. Beliau tidak amanah, urusan surat menyurat susah, bantuan tidak pernah sampai ke masyarakat, bahkan banyak bantuan yang ditimbun di rumahnya sendiri,” tegas Irmawati, salah satu warga, kepada wartawan. Ia menambahkan, selama menjabat sebelumnya, kinerja Salim sangat buruk dan tidak mampu memenuhi kebutuhan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, warga juga menuding adanya dugaan praktek suap dan settingan dalam proses pengangkatan Kepling IX Pulo Brayan. Mereka menduga keras bahwa penilaian oleh oknum tertentu telah diatur sedemikian rupa dan tidak mencerminkan kondisi nyata di lapangan.

Camat Medan Timur, Fernanda, menanggapi aksi warga dengan menyatakan bahwa pengangkatan Kepling sudah mengikuti aturan dan mekanisme yang berlaku sesuai Perda Kota Medan Nomor 9 Tahun 2017 dan Perwal Kota Medan Nomor 21 Tahun 2021. Ia berjanji akan melakukan pengawasan ketat terhadap M Salim dan tak segan mencopot jika terbukti melanggar aturan.

“Pengangkatan Kepling dilakukan sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku. Kami akan terus mengawasi dan tidak segan menjatuhkan sanksi jika ada pelanggaran,” tegasnya.

Namun, warga tetap menuding bahwa pengangkatan tersebut dilakukan melalui setting dan melibatkan oknum camat serta anggota DPRD yang diduga berkolusi agar Salim tetap menjabat. Mereka mengancam akan kembali menggelar aksi demo dan mendesak Walikota Medan, Rico Waas, untuk menonaktifkan Camat Medan Timur dan mengusut dugaan kecurangan tersebut.

“Kami menuntut transparansi dan keadilan. Kalau camat dan oknum DPRD terlibat, kami akan terus berjuang dan mendesak keadilan buat warga lingkungan IX,” ujar seorang ibu rumah tangga yang enggan disebut namanya.

Hingga berita ini diturunkan, warga berencana kembali menggelar aksi serupa di kantor Walikota Medan jika tuntutan mereka tidak diindahkan. Mereka berharap pemerintah kota mampu menjaga netralitas dan menegakkan aturan secara adil dalam proses pengangkatan Kepling demi terciptanya pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

(Rahmat Hidayat)

Berita Terkait

Peredaran Narkoba di Jalan Pasar Baru Tembung Bebas Tak Tersentuh Hukum, Aparat Terkesan Tutup Mata!
Eko Sitepu Gelar Pembinaan Pancasila di Medan, Warga Soroti Keadilan Sosial
Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Kapolda NTB Pimpin Sertijab Dirpamobvit dan Kapolres Lombok Utara, Tekankan Makna Pengabdian
Ditjenpas Pindahkan 313 Warga Binaan Risiko Tinggi ke Nusakambangan, Langkah Tegas Pasca Insiden Rutan Depok
Atasi Krisis Air di Banten, PTPN IV PalmCo Salurkan 101 Ribu Liter Air Bersih untuk Ribuan KK
Kibarkan Merah Putih di Puncak Budug Asu, Alastua TNI-AD dan My Trippala Adventure Rayakan HUT TNI ke-81
Tuntut Enclave Lahan Seluas 1.570 Hektar dari PTPN IV, Tiga Forum Desa Senama Nenek ‘Kepung’ Bupati Kampar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:11 WIB

Legalitas Perusahaan dan Profesionalisme Jadi Kunci, Agus Kliwir Dorong Dewan Pers Pembenahan Konstituen

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:34 WIB

GARNIZUN Apresiasi Kapolri dan Polda Aceh Ungkap 1,1 Ton Sabu, Ardiansyah Saragih: Usut Tuntas hingga ke Akar Jaringan!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Payung Pemuda Demokrasi, Dorong Pelajar Mengembangkan Potensi Diri melalui Pendidikan dan Diskusi Publik

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:43 WIB

GARNIZUN Apresiasi Pelantikan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru oleh Presiden Prabowo

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Tudingan Belasan HP, Narkoba hingga Jual-Beli Kamar Rutan Tanjung Gusta Dinilai Hoaks, Jangan Giring Opini Tanpa Bukti

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Kombes Reza Chairul Masuk Kandidat Komandan Upacara HUT ke-81 RI, Aktivis Nasional: Bukti Kualitas Perwira Polri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:36 WIB

Konsep Konsep Penting dan Mendasar dalam Penyusunan UULLAJ

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:50 WIB

Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan ormas Golkar!

Berita Terbaru