Perkuat Transformasi Digital, PTPN IV Raih Standar Internasional dan Tingkatkan Kematangan Tata Kelola TI

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 11:38 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta –

PTPN IV memperkuat transformasi digital melalui penerapan standar internasional dan peningkatan kematangan tata kelola teknologi informasi (TI), ditandai dengan keberhasilan meraih sertifikasi ISO/IEC 20000-1 dan ISO/IEC 27001 serta capaian assessment BSSN IKAS sebesar 3,64 dan IT Maturity Assessment (ITMA) sebesar 3,60 pada 2026. sebagai bagian dari upaya membangun layanan TI yang andal, aman, terukur, dan selaras dengan kebutuhan bisnis perusahaan.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan penguatan teknologi informasi menjadi bagian penting dalam transformasi perusahaan karena digitalisasi tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi mampu memperkuat proses bisnis dan menciptakan nilai bagi perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Transformasi digital harus dibangun di atas fondasi tata kelola yang kuat, layanan yang andal, serta keamanan informasi yang terjaga. Sistem digital yang terintegrasi akan memberikan manfaat nyata bagi operasional perusahaan,” ujarnya.

Menurut Jatmiko, penerapan standar internasional dan pengukuran tingkat kematangan TI juga menjadi instrumen untuk memastikan pengembangan digital perusahaan berjalan secara sistematis dan berkelanjutan.

“Yang terpenting adalah bagaimana standar tersebut menjadi sistem kerja yang diterapkan secara konsisten, sehingga mampu mendukung pengambilan keputusan, meningkatkan efisiensi, menjaga keamanan informasi, dan memperkuat daya saing perusahaan,” terang Jatmiko.

Tata Kelola TI Makin Matang

Direktur SDM dan Umum PTPN IV PalmCo, Suhendri, mengatakan penguatan tata kelola TI dilakukan melalui penerapan standar yang memberikan kerangka kerja terukur bagi pengelolaan layanan dan keamanan informasi perusahaan.

“Sertifikasi tersebut memberikan fondasi penting bagi PTPN IV dalam memastikan layanan teknologi informasi dikelola secara profesional sekaligus memastikan informasi dan aset digital perusahaan mendapatkan perlindungan yang memadai,” ujar Suhendri.

Sertifikasi ISO/IEC 20000-1 yang diraih perusahaan merupakan standar internasional untuk manajemen layanan teknologi informasi atau IT Service Management (ITSM). Penerapan standar ini mencakup proses perancangan, penyediaan, pengoperasian, pemeliharaan, hingga peningkatan layanan TI agar semakin selaras dengan kebutuhan bisnis dan pengguna layanan di lingkungan perusahaan.

Selain itu, PTPN IV juga meraih sertifikasi ISO/IEC 27001 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi atau Information Security Management System (ISMS). Standar tersebut memperkuat pendekatan perusahaan dalam mengelola risiko keamanan informasi, pengendalian akses, perlindungan aset data serta penanganan insiden dengan mengedepankan prinsip kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi.

Penguatan tata kelola dan keamanan TI berlanjut melalui pengukuran kematangan. PTPN IV mencatat nilai 3,64 pada assessment BSSN IKAS Tahun 2026* serta 3,20 pada IT Maturity Assessment (ITMA) Tahun 2025. Kedua capaian tersebut menjadi indikator untuk melihat perkembangan kapabilitas keamanan siber dan tata kelola teknologi informasi secara lebih terukur.

Ke depan, capaian tersebut menjadi dasar bagi PTPN IV untuk terus memperkuat tata kelola TI melalui peningkatan kualitas layanan, pengelolaan risiko, keamanan informasi, serta konsistensi penerapan proses digital di seluruh lingkungan perusahaan, sekaligus membuka ruang bagi pengembangan sistem yang semakin terintegrasi guna mendukung kebutuhan operasional di berbagai wilayah kerja.

Penguatan ini diarahkan untuk membangun ekosistem digital yang responsif terhadap perkembangan teknologi, mendukung efisiensi, meningkatkan keandalan layanan, memperkuat pengambilan keputusan berbasis data, dan menjaga keberlangsungan operasional perusahaan serta sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang semakin adaptif, terintegrasi, dan siap menghadapi tantangan bisnis di era digital.(AVID/rel))

Berita Terkait

Peredaran Narkoba di Jalan Pasar Baru Tembung Bebas Tak Tersentuh Hukum, Aparat Terkesan Tutup Mata!
Eko Sitepu Gelar Pembinaan Pancasila di Medan, Warga Soroti Keadilan Sosial
Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Kapolda NTB Pimpin Sertijab Dirpamobvit dan Kapolres Lombok Utara, Tekankan Makna Pengabdian
Ditjenpas Pindahkan 313 Warga Binaan Risiko Tinggi ke Nusakambangan, Langkah Tegas Pasca Insiden Rutan Depok
Atasi Krisis Air di Banten, PTPN IV PalmCo Salurkan 101 Ribu Liter Air Bersih untuk Ribuan KK
Kibarkan Merah Putih di Puncak Budug Asu, Alastua TNI-AD dan My Trippala Adventure Rayakan HUT TNI ke-81
Tuntut Enclave Lahan Seluas 1.570 Hektar dari PTPN IV, Tiga Forum Desa Senama Nenek ‘Kepung’ Bupati Kampar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Sikum Polres Karo Berikan Penyuluhan KUHP Nasional kepada Bhayangkari, Tingkatkan Kesadaran Hukum

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Karo, Progres Capai 60 Persen

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Kuta Kepar, Progres Capai 57,20 Persen

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Dihadiri 600 Pengemudi, Bhakti Sosial Mabes Polri di Ragunan Berlangsung Penuh Keakraban

Selasa, 21 April 2026 - 11:58 WIB

Wamendagri Membuka Acara Rapat Pimpinan Nasional Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI)

Jumat, 3 April 2026 - 16:48 WIB

Optimalkan Sertipikasi Tanah Wakaf, Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU

Jumat, 3 April 2026 - 16:32 WIB

Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf

Rabu, 1 April 2026 - 12:53 WIB

Mudik Lebaran 2026 Sukses, PW GP Al Washliyah DKI: Ini Bukti Nyata Korlantas Jaga Kemanusiaan

Berita Terbaru