Puluhan Emak-Emak Geruduk Polsek Tanjung Morawa, Minta Dugaan Pembiaran Penyerangan FKPPI Diusut Tuntas

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:11 WIB

50369 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG MORAWA –

Puluhan emak-emak menggelar aksi damai di depan Polsek Tanjung Morawa sebagai bentuk protes atas penanganan kasus penyerangan Kantor Sub Rayon dan Markas Rayon 0202.02 KB FKPPI Tanjung Morawa.

Massa meminta kepolisian mengusut secara menyeluruh dugaan adanya pembiaran yang dinilai membuka ruang terjadinya penyerangan hingga berlanjut pada insiden penembakan rumah warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, massa menyampaikan kronologi yang mereka yakini terjadi sebelum penyerangan. Mereka menyebut sekelompok orang yang diduga membawa senjata tajam, senjata api, dan bom molotov telah berkumpul di kawasan Kota Tanjung Morawa sejak sekitar pukul 22.24 WIB, sebelum bergerak menuju lokasi sekitar pukul 01.09 WIB.

Massa juga mengklaim bahwa sebelum serangan terjadi, kader FKPPI yang berjaga di markas diminta membubarkan diri oleh seorang petugas kepolisian.

Menurut mereka, petugas menyampaikan situasi telah aman sehingga para kader meninggalkan lokasi sekitar pukul 01.00 WIB.

Namun, sekitar pukul 01.45 WIB, markas FKPPI disebut diserang oleh sekelompok orang yang diduga melakukan perusakan, pembakaran, dan penembakan.

Massa aksi mempertanyakan tidak adanya patroli keamanan di lokasi saat kejadian, meski sebelumnya patroli disebut berlangsung cukup intensif.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan para pendemo, mobil patroli kepolisian baru tiba sekitar pukul 02.16 WIB setelah aksi penyerangan berlangsung.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan di kalangan warga dan keluarga FKPPI adanya unsur kelalaian atau pembiaran yang mereka minta diusut secara objektif.

Hingga berita ini ditulis, dugaan tersebut masih merupakan klaim yang disampaikan massa aksi dan belum terbukti.

Para pendemo mendesak kepolisian melakukan penyelidikan secara profesional, transparan, dan tidak memihak, serta memproses seluruh pihak yang terbukti terlibat, termasuk apabila dalam penyelidikan ditemukan adanya kelalaian atau pelanggaran prosedur oleh oknum aparat, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(red)

Berita Terkait

LPPA Sumut Terima Pengaduan Siswa SMA X di Kantor Jalan Hindu: Ditelantarkan Wali Usai Ambil Uang Taspen Ortu
Genap 49 Tahun, Chairum Lubis SH Teguhkan Pengabdian: Sinergi Pers dan Polri Tanpa Batas
Alspective 6.0 Jadi Wadah Kreativitas dan Pengembangan Bakat Siswa Al-Azhar 19 Ciracas
Lapas Sibolga Gandeng Pemkot dan Perguruan Tinggi Kembangkan Budidaya Ikan untuk Ketahanan Pangan
Pemasyarakatan Peduli Erupsi Gunung Sinabung, Rutan Kabanjahe Gerak Cepat Salurkan Bantuan
Rahmansyah “Borong”: Sekretaris PAC IPK Medan Sunggal, Figur Muda yang Dekat dengan Semua Kalangan
Diapresiasi Presiden Prabowo, Kapolda Riau: Ini Kerja Bersama, Fokus Kami Padamkan Api
Menteri LH Apresiasi Kebijakan Dekarbonisasi PTPN IV PalmCo

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 17:24 WIB

Polres Batu Bara Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Sabtu, 12 September 2026 - 15:13 WIB

Polsek Talawi Amankan Pelaku Pencurian Sepeda Motor dalam Waktu Singkat

Sabtu, 12 September 2026 - 14:53 WIB

Polsek Lima Puluh Laksanakan Patroli Malam, Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Sabtu, 12 September 2026 - 14:44 WIB

Polsek Air Putih Patroli Pagi, Cegah Balap Liar & Kejahatan Jalanan

Sabtu, 12 September 2026 - 14:31 WIB

Polres Batu Bara Laksanakan Patroli Blue Light Roda-4, Jaga Keamanan Jalur Lintas Sumatera

Sabtu, 12 September 2026 - 14:22 WIB

Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta  82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja

Sabtu, 12 September 2026 - 14:15 WIB

Polsek Medang Deras Gelar Patroli Malam, Jaga Keamanan dan Keteraturan di Wilayah Hukumnya

Sabtu, 12 September 2026 - 14:07 WIB

Polres Batu Bara Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

Berita Terbaru

error: Content is protected !!