Pasis Dikreg LVI Sesko TNI Bersilaturahmi dengan Tokoh Adat Dayak Kubu Raya, Bahas Penanganan Karhutla

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 02:42 WIB

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kubu Raya, Kalimantan Barat —

Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LVI Sesko TNI Tahun 2026 melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan para Tokoh Adat Dayak se-Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa (1/9/2026). Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi sekaligus menggali pandangan dan kearifan lokal masyarakat dalam mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kubu Raya.

Tim Pasis Dikreg LVI Sesko TNI diterima dengan penuh keakraban oleh Bapak Lasem, S.Pd., beserta para Tokoh Adat Dayak se-Kabupaten Kubu Raya. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan dan saling menghormati.
Dalam kesempatan tersebut, Pasis Dikreg LVI Sesko TNI berdialog dengan para tokoh adat mengenai berbagai upaya yang telah dan dapat dilakukan dalam mencegah serta menangani Karhutla, termasuk pentingnya membangun kesadaran masyarakat dengan tetap memperhatikan nilai-nilai adat dan kearifan lokal yang hidup serta berkembang di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasis menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada Bapak Lasem, S.Pd. beserta seluruh Tokoh Adat Dayak yang telah menerima kehadiran Pasis Dikreg LVI Sesko TNI dengan penuh keterbukaan dan kekeluargaan.

“Silaturahmi ini sangat berarti bagi kami karena dapat mendengar secara langsung pandangan para tokoh adat mengenai kondisi masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Kubu Raya. Dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan, peran tokoh adat sangat penting karena memiliki kedekatan, pengaruh, serta pemahaman yang mendalam terhadap kehidupan masyarakat dan kearifan lokal di wilayahnya,” ujar Pasis

Dalam dialog tersebut juga mengemuka pentingnya pendekatan yang humanis dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pencegahan Karhutla. Upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui penegakan aturan, tetapi perlu didukung dengan edukasi, komunikasi, pembinaan, serta pelibatan tokoh adat dan tokoh masyarakat sebagai bagian penting dalam membangun kesadaran bersama.

Para Pasis memandang bahwa masyarakat adat memiliki pengetahuan dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun dalam menjaga hubungan harmonis antara manusia dan alam. Nilai-nilai tersebut menjadi modal sosial yang penting dan perlu terus diperkuat dalam mendukung berbagai program pemerintah, khususnya dalam menjaga kelestarian hutan dan lahan serta mencegah terjadinya kebakaran.

Sementara itu, Bapak Lasem, S.Pd. beserta para Tokoh Adat Dayak menyambut baik silaturahmi dan dialog yang dilaksanakan bersama Pasis Dikreg LVI Sesko TNI. Pertemuan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat komunikasi dan sinergi antara masyarakat adat dengan berbagai unsur pemerintah dan TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mencari solusi terbaik terhadap persoalan Karhutla di Kabupaten Kubu Raya.

Melalui silaturahmi ini, Pasis Dikreg LVI Sesko TNI memperoleh berbagai masukan dan perspektif dari para Tokoh Adat Dayak mengenai kondisi sosial, budaya, dan lingkungan masyarakat setempat. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam memahami bahwa penanganan Karhutla membutuhkan pendekatan yang terpadu dengan melibatkan pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait, tokoh adat, tokoh masyarakat, dunia usaha, serta seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan ditutup dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Silaturahmi antara Pasis Dikreg LVI Sesko TNI dengan para Tokoh Adat Dayak se-Kabupaten Kubu Raya tersebut diharapkan tidak hanya mempererat hubungan kekeluargaan, tetapi juga semakin memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan dan lahan serta mewujudkan Kabupaten Kubu Raya yang aman dan terbebas dari ancaman Karhutla.

Kubu Raya, 1 September 2026

Berita Terkait

Bapas Kelas I Medan dan Yayasan Perisai Indonesia Sinergikan Program Pemberdayaan Klien Pemasyarakatan
IMO Indonesia Sumut : Sumpah Pemuda Momentum Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Generasi Muda
Polda Riau Gagalkan Peredaran 34,9 Kg Sabu, Lima Tersangka Ditangkap
HUT ke-9, IMO-Indonesia Tegaskan Pentingnya Kualitas Pemberitaan
Rutan Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis!
Kapolda Riau Rangkul Wartawan, Fokus Sikat Narkoba
Kepala Bapas Kelas I Medan Tinjau Langsung Program Pembinaan Kemandirian Peternakan Ayam di Ketapang
‎Tembok Gang Anggrek Tak Tersentuh, Warga Menunggu Kepastian, Sikap Pemko Medan Dipertanyakan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:08 WIB

IMO Indonesia Sumut : Sumpah Pemuda Momentum Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:38 WIB

Polda Riau Gagalkan Peredaran 34,9 Kg Sabu, Lima Tersangka Ditangkap

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:53 WIB

HUT ke-9, IMO-Indonesia Tegaskan Pentingnya Kualitas Pemberitaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Rutan Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Kapolda Riau Rangkul Wartawan, Fokus Sikat Narkoba

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Kepala Bapas Kelas I Medan Tinjau Langsung Program Pembinaan Kemandirian Peternakan Ayam di Ketapang

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:42 WIB

‎Tembok Gang Anggrek Tak Tersentuh, Warga Menunggu Kepastian, Sikap Pemko Medan Dipertanyakan

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Lapas Sibolga Kebut Pembersihan Lingkungan dan Pembangunan Pagar SDN Hutanabolon 1 Pascabanjir

Berita Terbaru