Diduga Sengaja Hidupkan Musik House DJ Bersuara Sangat Keras Saat Kumandang Azan Zuhur, Warga Bersama Ormas KB FKPPI Geruduk Gudang Perusahaan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Rabu, 16 September 2026 - 14:57 WIB

5064 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN —
Suara azan Dzuhur yang berkumandang dari masjid di sekitar lokasi diduga tenggelam oleh dentuman musik house DJ bervolume sangat keras dari perangkat loudspeaker pengeras suara milik sebuah perusahaan pergudangan.

Kondisi tersebut memicu keresahan dan kemarahan masyarakat hingga bersama organisasi kemasyarakatan Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (KB FKPPI) mendatangi lokasi gudang untuk menyampaikan keberatan, Rabu (16/09/2026).

Perangkat loudspeaker alat pengeras suara milik perusahaan pergudangan yang diduga menghidupkan musik house DJ bersuara sangat keras saat Azan Zuhur berkumandang.(Ist)

Peristiwa ini menjadi sorotan lantaran penggunaan loundspeaker dengan volume maksimum saat waktu salat Zuhur dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat yang hendak menjalankan ibadah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga mempertanyakan kepatutan pengelola gudang memutar musik house DJ dengan suara menggelegar di tengah lingkungan masyarakat, terlebih ketika azan sedang berkumandang.

Kedatangan masyarakat bersama Ormas KB FKPPI merupakan bentuk protes terhadap dugaan penggunaan pengeras suara secara berlebihan yang dinilai tidak mempertimbangkan ketenangan lingkungan dan hak masyarakat untuk beribadah dengan khusyuk.

Masyarakat meminta pihak perusahaan segera mengevaluasi penggunaan loundspeaker, mengatur tingkat kebisingan, serta menghormati waktu ibadah dan ketenteraman warga sekitar.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak perusahaan mengenai alasan pemutaran musik house DJ dengan volume tinggi tersebut.

Konfirmasi dan hak jawab dari pihak pengelola gudang tetap diperlukan guna memperoleh penjelasan yang berimbang mengenai peristiwa ini.(tim)

Berita Terkait

Bapas Kelas I Medan dan Yayasan Perisai Indonesia Sinergikan Program Pemberdayaan Klien Pemasyarakatan
IMO Indonesia Sumut : Sumpah Pemuda Momentum Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Generasi Muda
Polda Riau Gagalkan Peredaran 34,9 Kg Sabu, Lima Tersangka Ditangkap
HUT ke-9, IMO-Indonesia Tegaskan Pentingnya Kualitas Pemberitaan
Rutan Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis!
Kapolda Riau Rangkul Wartawan, Fokus Sikat Narkoba
Kepala Bapas Kelas I Medan Tinjau Langsung Program Pembinaan Kemandirian Peternakan Ayam di Ketapang
‎Tembok Gang Anggrek Tak Tersentuh, Warga Menunggu Kepastian, Sikap Pemko Medan Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Sikum Polres Karo Berikan Penyuluhan KUHP Nasional kepada Bhayangkari, Tingkatkan Kesadaran Hukum

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Karo, Progres Capai 60 Persen

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Kuta Kepar, Progres Capai 57,20 Persen

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Dihadiri 600 Pengemudi, Bhakti Sosial Mabes Polri di Ragunan Berlangsung Penuh Keakraban

Selasa, 21 April 2026 - 11:58 WIB

Wamendagri Membuka Acara Rapat Pimpinan Nasional Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI)

Jumat, 3 April 2026 - 16:48 WIB

Optimalkan Sertipikasi Tanah Wakaf, Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU

Jumat, 3 April 2026 - 16:32 WIB

Kanwil BPN Kepri, Kanwil Kemenag Kepri dan Kejati Kepri, Teken MoU Optimalisasi Sertipikas Tanah Wakaf

Rabu, 1 April 2026 - 12:53 WIB

Mudik Lebaran 2026 Sukses, PW GP Al Washliyah DKI: Ini Bukti Nyata Korlantas Jaga Kemanusiaan

Berita Terbaru