Ayok ke PRSU ! Stan Pemkab Samosir, Promosikan Produk Unggulan “Wine Mangga” yang Sudah Mendunia

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:21 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,–

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir ikut memeriahkan ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) yang ke-50. Pemkab Samosir mempromosikan produk unggulan yang sudah mendunia “Wine Mangga”, yang berasal dari kampung (huta) Silimalombu Samosir. Bahkan, rasanya dikabarkan sudah diakui dunia dan sudah sampai di negara Jerman.

“Ya…, Wine Mangga ini sudah sampai ke negara Jerman, tapi di produksi di kampung Silimalombu, berkisar 12 Km dari Tomok Samosir,” kata Lambok Sigalingging menjawab Media saat ditemui di stand Pemkab Samosir, Rabu (8/7/2026) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan, pemilik yang bernama Ratna Gultom adalah warga kampung asli dari Kabupaten Samosir. Sejak nikah dengan Thomas asal negara Jerman, Ratna pun mulai membuka usaha kecil-kecilan.

Ratna dan suaminya memanfaatkan buah mangga yang tak layak jual, untuk berbagai produk bernilai jual. Misalnya saja hand sanitizer.

“Sebenarnya turunan dari mangga, mereka menggunakan hasil alam, apa aja yang tumbuh di sekeliling rumahnya, ada mangga, ada kemiri, ada kelapa, ada sirsa,” kata Lambok Sigalingging didampingi Srik Hutabarat dan Yunani Simarmata.

Lebih jauh kata Sigalingging, Produk Wine Mangga ini mereka temui dari alam. “Jadi, suaminya Thomas bertemu di Desa Silimalombu Samosir, bukan di Jerman. Sementara Ratna Gultom anak kesebelas dari dua belas bersaudara,” jelas Sigalingging.

Srik Hutabarat juga menjelaskan, proses pembuatan Wine Mangga sudah berjalan sejak tahun 2014 dan kini usaha mereka sudah berjalan selama 12 tahun.

“Jadi, suami Ratna Gultom yang membawa produk Wine Mangga itu ke Jerman, sehingga sudah mendunia, rasanya juga sudah diakui, rasanya ada 2 jenis, manis dan sedikit pahit,” tambahnya.

Dengan kurun waktu yang sudah 12 tahun lamanya, artinya, mereka banyak mengalami kegagalan saat memulai usaha tersebut. Lama-kelamaan, mereka mendapatkan rumus yang tepat pada setiap produk mereka. “Ada proses yang panjang, sehingga menghasilkan seperti yang sekarang, Wine Mangga hasil fermentasi berbahan dasar mangga,” tambahnya.

Dijelaskan, sampai dimasukkan ke dalam botol dimasak agar tidak ada bakteri yang masuk dan tahan lama.

Setelah fermentasi, Mangga dicampur dengan ragi dan ditunggu sampai tiga bulan barulah panen. “Setelah disaring tentu ada yang tinggal sedimennya. Sedimennya itulah yang destilasi menjadi hand sanitizer,” jelasnya.

Dan sesudah hand sanitizer, lanjut Srik, ada yang 80 persen, ada juga yang di bawahnya itu, dibrandy. Ada yang lain seperti minyak kemiri. Sedimennya minyak kemiri itu juga bisa digunakan jadi lulur, bisa juga untuk bersauna.

Srik yang mengaku sudah pernah ke lokasi Produksi di Silimalombu mengatakan, dengan pengalaman panjang itu, tentu tidak ada yang menjadi sampah dari alam. Semua hasil bumi dapat digunakan demi keberlangsungan hidup setiap mahluk.

“Jika kita langsung ke lokasi Produksi di Silimalombu daerah Tomok, suasana lebih sejuk dan asri. Bahkan disana kita diberi pilihan rasa yang beraneka, kita dimanjakan dengan suasana yang penuh dengan kekeluargaan. Menuju lokasi boleh menggunakan jenis Kapal jalur Danau, tidak harus lewat darat,” jelasnya semangat.

Namun, begitupun Srik mengajak untuk datang ke Stan Pemkab Samosir, sebelum ke Silimalombu. “Bagi yang penasaran, boleh datang ke Stan kami di PRSU, ada juga pilihan harga yang terjangkau dengan rasa yang sudah mendunia,” pungkas Srik Hutabarat. (Condrad)

 

FOTO : Penjaga Stan Pemkab Samosir di PRSU Lambok Sigalingging dan Srik Hutabarat, sambil menunjukkan botol Wine Mangga. (dok)

Berita Terkait

Kuasa Hukum dr. Paulus Minta Polisi Tuntaskan Laporan Dugaan Penipuan, Soroti Penanganan Perkara Utang Piutang
Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Apresiasi Layanan dan Program Pembinaan Rutan Kelas I Medan
Satresnarkoba Polres Batu Bara Gerak Cepat Tindaklanjuti Video Viral Dugaan Transaksi Narkoba di Indrapura
Lapas Kelas I Medan Tunjukkan Komitmen Pelayanan Prima dalam Kunjungan Kerja Staf Ahli, Staf Khusus, dan Tenaga Ahli Menteri Imipas
PTPN IV PalmCo Raih Tiga Penghargaan Tata Kelola, Perkuat Kinerja Operasional dan Efisiensi
Rutan Perempuan Medan Terima Kunjungan Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri Imipas, Perkuat Pelayanan dan Pembinaan Warga Binaan
Satlantas Polres Batu Bara Lakukan Gatur Siang di Jalinsum Simpang Tanah Merah – Kegiatan Aman Lancar
Satlantas Polres Batu Bara Lakukan Peneguran Peraturan Lalu Lintas di Pos Lantas Simpang Empat Lima Puluh – Kegiatan Aman Lancar

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:28 WIB

Kuasa Hukum dr. Paulus Minta Polisi Tuntaskan Laporan Dugaan Penipuan, Soroti Penanganan Perkara Utang Piutang

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:25 WIB

Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Apresiasi Layanan dan Program Pembinaan Rutan Kelas I Medan

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:39 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara Gerak Cepat Tindaklanjuti Video Viral Dugaan Transaksi Narkoba di Indrapura

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:23 WIB

Lapas Kelas I Medan Tunjukkan Komitmen Pelayanan Prima dalam Kunjungan Kerja Staf Ahli, Staf Khusus, dan Tenaga Ahli Menteri Imipas

Rabu, 29 Juli 2026 - 03:17 WIB

PTPN IV PalmCo Raih Tiga Penghargaan Tata Kelola, Perkuat Kinerja Operasional dan Efisiensi

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:37 WIB

Satlantas Polres Batu Bara Lakukan Gatur Siang di Jalinsum Simpang Tanah Merah – Kegiatan Aman Lancar

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:25 WIB

Satlantas Polres Batu Bara Lakukan Peneguran Peraturan Lalu Lintas di Pos Lantas Simpang Empat Lima Puluh – Kegiatan Aman Lancar

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:11 WIB

Polsek Talawi Lakukan Patroli di Lokasi Strategis Tanjung Tiram – Berikan Rasa Aman dan Sosialisasikan Layanan Call Center 110

Berita Terbaru

error: Content is protected !!