Aceh Dinilai Masuk Fase Genting, Om Sur Minta Mualem Copot Sekda Aceh dan Ketua DPRA

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:00 WIB

5084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Tokoh masyarakat Aceh, Suryadi Djamil atau yang akrab disapa Om Sur, mendesak Gubernur Aceh Muzakir Manaf bersama Paduka Yang Mulia Malik Mahmud Al Haytar segera mengambil langkah tegas demi menjaga stabilitas pemerintahan, perdamaian Aceh, serta marwah Partai Aceh di mata rakyat dan nasional.

Dalam pernyataannya, Selasa (12/5/2026), Om Sur meminta agar Sekretaris Daerah Aceh dan Ketua DPRA segera dicopot dari jabatannya. Menurutnya, langkah tersebut bukan dilandasi kepentingan pribadi ataupun permusuhan, melainkan bentuk kepedulian terhadap masa depan pemerintahan Aceh dan keberlangsungan Partai Aceh.

“Ketegasan ini bukan bentuk permusuhan, tetapi demi menjaga kehormatan Mualem dan menyelamatkan marwah Partai Aceh. Jika keberanian itu tidak segera diwujudkan, maka kehancuran Aceh berada di depan mata,” ujar Om Sur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai kekecewaan masyarakat terhadap kondisi pemerintahan Aceh saat ini terus meluas. Gelombang aksi mahasiswa yang terjadi belakangan ini disebut menjadi sinyal kuat bahwa rakyat menginginkan perubahan dan langkah konkret dari para pemimpin daerah.

Menurut Om Sur, pergantian terhadap figur yang dianggap menjadi sumber polemik diyakini dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap Pemerintah Aceh dan Partai Aceh.

Dalam pernyataannya, Om Sur juga menegaskan masih banyak kader Partai Aceh yang memiliki kapasitas, pengalaman, dan rekam jejak pengabdian untuk membesarkan partai serta membangun Aceh ke depan. Ia menyebut sejumlah nama seperti Rusyidi Mukhtar alias Ceulangiek, Saiful Bahri, Ayyub Abbas, Abu Heri, hingga Yahdi Hasan sebagai figur yang dinilai mampu memperkuat soliditas Partai Aceh.

Rusyidi Mukhtar atau Ceulangiek, kata Om Sur, dikenal sebagai mantan Ketua DPRK Bireuen yang memiliki kontribusi terhadap lahirnya Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim.

Sebelum Gubernur Aceh bertolak ke Tanah Suci, Om Sur juga meminta agar segera digelar pertemuan bersama tokoh-tokoh penting di tubuh Partai Aceh guna mencari solusi terbaik bagi kepentingan rakyat dan menjaga stabilitas politik Aceh.

Beberapa nama yang disebut perlu duduk satu meja di antaranya Bang Darwis Jeunieb, Malik Mahmud Al Haytar, Ayyub Abbas, Sarjani Abdullah, Mukhlis Basyah, Panglima Joni, serta tokoh senior lainnya.

Om Sur mengingatkan agar konflik internal dan persoalan politik tidak dibiarkan berlarut-larut hingga berpotensi merusak perdamaian Aceh yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan besar.

“Perle ureung beuhe wate nanggroe teungoh prang, perle ureung bijaksana wate nanggroe ka damee. Nyoe ka syahid bak babah rimueng, bek le meusareng bak babah buya,” tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat dan elite politik untuk menjaga persatuan serta bersama-sama membangun Aceh dalam suasana damai, bermartabat, dan penuh kebijaksanaan demi masa depan yang lebih baik.[}}}

Berita Terkait

Komitmen Bersih Narkoba, Polsek Blangkejeren Gelar Tes Urine dan Pemeriksaan Disiplin
Bravo! Satresnarkoba Polres Gayo Lues Kembali Cetak Prestasi, Kasus Sabu Berhasil Diungkap
Kepala SDN 2 Biak Muli Bantah Dugaan Monopoli KIP, Namun Desakan Audit Dana BOS Terus Menguat
Konstelasi Musda Demokrat Aceh Mengerucut ke Sayuti Abubakar, Nora Idah Nita Dorong Regenerasi Sambil Tetap Merangkul Kader Senior
Sikap Rakyat Aceh Jika Gagal Kesepakatan Blok Tengkulo South Andaman
LASKAR: “Kekuasaan” Terindikasi Paksa Kepala UKPBJ Mundur, Seluruh Tender Cacat Hukum Dan Negara Di Ujung Kerugian, Dimana APH!?
Om Sur Apresiasi Kapolri Bangun 300 Huntap Korban Banjir Aceh Tamiang, Sebut Bukti Nyata Negara Hadir untuk Rakyat
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:02 WIB

Rutan Kelas I Medan Siap Bersinergi Wujudkan Pemasyarakatan Bersih dan Berintegritas

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:57 WIB

Buka Pelatihan Barista di Griya Abhipraya “Kedan Kita”, Kabapas Medan Imbau Klien Pemasyarakatan Asah Life Skill dan Semangat Berwirausaha

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:45 WIB

PTPN IV Regional I Salurkan Bantuan TJSL Rp 706 Juta untuk Pembangunan Sosial Berkelanjutan

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:28 WIB

Kuasa Hukum dr. Paulus Minta Polisi Tuntaskan Laporan Dugaan Penipuan, Soroti Penanganan Perkara Utang Piutang

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:25 WIB

Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Apresiasi Layanan dan Program Pembinaan Rutan Kelas I Medan

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:23 WIB

Lapas Kelas I Medan Tunjukkan Komitmen Pelayanan Prima dalam Kunjungan Kerja Staf Ahli, Staf Khusus, dan Tenaga Ahli Menteri Imipas

Rabu, 29 Juli 2026 - 03:17 WIB

PTPN IV PalmCo Raih Tiga Penghargaan Tata Kelola, Perkuat Kinerja Operasional dan Efisiensi

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:01 WIB

Rutan Perempuan Medan Terima Kunjungan Staf Ahli dan Staf Khusus Menteri Imipas, Perkuat Pelayanan dan Pembinaan Warga Binaan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!