Terendam Banjir, Polres Gayo Lues Bersama TNI, BPBD dan Stakeholder Terkait Lakukan Koordinasi

TRIBRATA 24

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 15:18 WIB

50158 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren, 26 November 2025 |  Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Gayo Lues sejak dini hari menyebabkan banjir melanda Desa Pasar Badak, Kecamatan Blangkejeren, pada Rabu (26/11) sekitar pukul 06.45 WIB. Peristiwa tersebut langsung mendapat respons cepat dari Polres Gayo Lues, TNI, BPBD, serta sejumlah stakeholder terkait guna memastikan keselamatan warga dan meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kapolsek Blangkejeren IPTU Syamsuddin, S.H., mengatakan bahwa banjir terjadi akibat meluapnya air sungai yang tidak mampu menampung intensitas hujan yang sangat tinggi. “Air sungai meluap hingga merendam permukiman warga. Akibatnya, akses jalan menuju Kampung Badak sementara waktu tidak dapat dilalui,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi banjir di Desa Pasar Badak terbilang cukup mengkhawatirkan. Tinggi air mencapai sekitar 1 meter dan masih menunjukkan tren kenaikan. Cuaca hujan yang terus berlangsung semakin memperburuk situasi. Hingga berita ini diturunkan, akses jalan menuju Kampung Badak tidak dapat dilalui kendaraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, aparat memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. “Korban hilang maupun warga yang harus mengungsi juga nihil. Namun terdapat 8 unit rumah yang terdampak banjir,” jelas IPTU Syamsuddin.

Selain itu, fasilitas umum berupa jalan utama di desa tersebut ikut terendam sehingga aktivitas masyarakat ikut terganggu.

Analisa Sementara dan Prediksi Dampak

Petugas menyimpulkan bahwa banjir ini terjadi murni akibat curah hujan tinggi yang memicu meluapnya sungai di sekitar permukiman warga. Posisi desa yang berada dekat aliran sungai turut menjadi faktor penyebab daerah tersebut rentan banjir.

Dengan kondisi air yang masih naik, petugas memprediksi risiko banjir susulan dapat terjadi apabila hujan tidak mereda. “Jika hujan tetap tinggi, banjir diperkirakan dapat meluas dan memperparah kerusakan rumah warga maupun fasilitas umum. Akses jalan menuju Kampung Badak kemungkinan masih akan terputus sampai air surut,” tambahnya.

Polres Gayo Lues bersama TNI, BPBD, dan perangkat desa langsung melakukan koordinasi di lokasi kejadian. Petugas melakukan pemantauan debit air sungai secara berkala serta mendokumentasikan perkembangan situasi untuk dilaporkan kepada pimpinan.

Selain itu, jajaran intelijen Polres Gayo Lues telah diarahkan untuk meningkatkan deteksi dini terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah rawan saat musim hujan.

Dalam rangka mencegah dampak lanjutan, beberapa langkah direkomendasikan jajaran kepolisian diminta meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi banjir dan tanah longsor, berkoordinasi dengan instansi teknis seperti BPBD untuk mempercepat penanganan akses jalan yang terputus dan petugas Bhabinkamtibmas diminta terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai mitigasi banjir dan langkah-langkah keselamatan saat kondisi darurat.

Upaya bersama diharapkan dapat meminimalisir dampak banjir serta memastikan masyarakat tetap aman. Hingga kini, petugas masih berada di lokasi untuk melakukan pemantauan dan membantu warga yang membutuhkan.

Sumber : Humas Polres Gayo Lues

Berita Terkait

Komitmen Bersih Narkoba, Polsek Blangkejeren Gelar Tes Urine dan Pemeriksaan Disiplin
Bravo! Satresnarkoba Polres Gayo Lues Kembali Cetak Prestasi, Kasus Sabu Berhasil Diungkap
Polres Gayo Lues Gelar Olahraga Bersama Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026
Operasi Ilegal PT Hopson Disebut Berlangsung Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Bertindak
PT Hopson Kembali Disebut Beroperasi, Ketegasan Aparat dan Pengawas Lingkungan Jadi Ujian Besar
PT Hopson Diduga Langgar Pembekuan Operasional, Publik Desak Pemerintah Aceh Bertindak Nyata
Negara Dipertontonkan Tak Berdaya, PT Hopson Diduga Bebas Jalankan Aktivitas Malam di Tengah Ancaman Sanksi
Pasca Pembekuan Pabrik Pinus, PT Rosin Diduga Langgar Keputusan Pemerintah, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Bergerak

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:51 WIB

Polres Batu Bara Salurkan Bantuan 60 Zak Semen untuk PAUD Islamiyah

Kamis, 17 September 2026 - 20:35 WIB

Kapolres Batu Bara Gelar Pengajian dan Santuni 20 Anak Yatim

Kamis, 17 September 2026 - 20:23 WIB

Sambut HUT Lalu Lintas ke-71, Satlantas Polres Batu Bara Gelar Donor Darah

Kamis, 17 September 2026 - 17:23 WIB

Bertemu BBPJN Sumut, Wali Kota Tanjungbalai Dorong Percepat Peningkatan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Kota Tanjungbalai

Kamis, 17 September 2026 - 15:02 WIB

Kisah Briptu Fergi Tri Nur Fajar, Polisi Penunggang Kuda yang Membela Merah Putih di Aichi-Nagoya*

Kamis, 17 September 2026 - 14:51 WIB

Polres Batu Bara Amankan Pelaksanaan Eksekusi Pengosongan di Tanjung Tiram

Kamis, 17 September 2026 - 14:20 WIB

*Pemkab Batu Bara Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional*

Kamis, 17 September 2026 - 13:08 WIB

*Rajut Kebersamaan dalam Keberagaman, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Binrohtal Lintas Agama

Berita Terbaru

REGIONAL

Kapolres Batu Bara Gelar Pengajian dan Santuni 20 Anak Yatim

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:35 WIB

error: Content is protected !!