MEDAN
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan menerima kunjungan kerja Staf Ahli dan Staf Khusus Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dalam rangka monitoring dan evaluasi penyelenggaraan layanan pemasyarakatan, Selasa (28/07/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kemenimipas untuk memastikan pelayanan publik, pembinaan warga binaan, serta tata kelola pemasyarakatan berjalan optimal sesuai arah kebijakan transformasi pemasyarakatan.
Rombongan diterima langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, didampingi jajaran pejabat struktural.
Hadir dalam kunjungan tersebut Staf Ahli Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum Dr. Iwan Santoso, S.H., M.Si., Staf Khusus Bidang Hubungan Kelembagaan Apriyanto Fathoni Supomo, serta Staf Khusus Bidang Penguatan SDM dan Transformasi Organisasi Dr. Y. Ambeg Paramarta, S.H., M.Si.
Kegiatan monitoring difokuskan pada peninjauan kualitas pelayanan publik, sistem pengamanan, pelaksanaan program pembinaan kemandirian, serta pemenuhan hak-hak warga binaan.
Seluruh aspek tersebut merupakan bagian penting dalam mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, humanis, dan berorientasi pada pelayanan.
Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Kementerian melalui kunjungan kerja tersebut. Menurutnya, evaluasi dan masukan dari pimpinan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan secara berkelanjutan.
Rangkaian peninjauan diawali di Klinik Pratama Semar (Sehat Melayani Masyarakat). Rombongan melihat langsung fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari ruang pemeriksaan, ruang tindakan, hingga ketersediaan obat-obatan dan sarana pendukung lainnya.
Selain itu dipaparkan pula mekanisme pelayanan kesehatan bagi warga binaan maupun masyarakat umum, pelaksanaan skrining penyakit menular, serta berbagai upaya promotif dan preventif dalam menjamin terpenuhinya hak warga binaan atas layanan kesehatan yang berkualitas.
Selanjutnya, rombongan meninjau Layanan Kunjungan Rutan Kelas I Medan guna memastikan seluruh proses pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai standar operasional prosedur.
Peninjauan meliputi alur pendaftaran, verifikasi identitas, pemeriksaan keamanan, ruang tunggu hingga area kunjungan.
Pelayanan yang cepat, transparan, ramah, serta didukung sarana yang memadai menjadi perhatian dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima.
Monitoring berlanjut ke Dapur Sehat Rutan Kelas I Medan. Tim meninjau secara menyeluruh proses pengelolaan makanan bagi warga binaan, mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, hingga pendistribusian makanan. Aspek kebersihan, sanitasi, standar higiene, kualitas bahan pangan, dan kesesuaian menu dengan standar gizi menjadi fokus utama guna memastikan terpenuhinya hak warga binaan memperoleh makanan yang layak, sehat, dan bergizi.
Di area Bimbingan Kegiatan Kerja (Bimker), rombongan menyaksikan secara langsung berbagai program pembinaan kemandirian yang telah berjalan.
Pada unit produksi tahu dan tempe, dipaparkan proses produksi hingga pemasaran sebagai bagian dari pembentukan keterampilan dan jiwa kewirausahaan warga binaan.
Peninjauan juga dilakukan pada unit produksi roti yang melibatkan warga binaan dalam seluruh tahapan produksi, mulai dari pengolahan adonan hingga pengemasan.
Produk-produk tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan internal, tetapi juga memiliki nilai ekonomi sebagai hasil nyata program pembinaan.
Rombongan turut mengunjungi Galeri Produk UMKM Rutan Kelas I Medan yang menampilkan berbagai hasil karya warga binaan, mulai dari makanan olahan, kerajinan tangan hingga produk kreatif lainnya.
Keberadaan galeri tersebut menjadi bukti nyata bahwa pembinaan mampu menghasilkan produk yang berkualitas, bernilai tambah, dan memiliki daya saing.
Sebagai penutup, rombongan meninjau Pelatihan Konveksi, salah satu program unggulan pembinaan keterampilan di Rutan Kelas I Medan. Di lokasi tersebut, rombongan menyaksikan proses pembuatan sandal hotel, tas, serta berbagai produk kerajinan yang dikerjakan langsung oleh warga binaan sebagai bekal keterampilan untuk mendukung proses reintegrasi sosial setelah bebas.
Staf Ahli Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum, Dr. Iwan Santoso, memberikan apresiasi atas berbagai inovasi pelayanan dan program pembinaan yang telah dikembangkan Rutan Kelas I Medan.
Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan publik harus terus berjalan seiring dengan penguatan program pembinaan yang mampu memberikan manfaat nyata, meningkatkan kompetensi warga binaan, serta mendukung keberhasilan reintegrasi sosial.
“Kami mengapresiasi komitmen Rutan Kelas I Medan dalam menghadirkan pelayanan yang semakin baik dan pembinaan yang produktif. Semangat transformasi pemasyarakatan harus terus diwujudkan melalui inovasi, profesionalisme, dan pelayanan yang berorientasi pada pemenuhan hak warga binaan,” ujarnya.
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan Rutan Kelas I Medan terus memperkuat kualitas pelayanan publik, meningkatkan tata kelola organisasi yang akuntabel, serta mengoptimalkan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan pemasyarakatan yang semakin PASTI Bermanfaat bagi masyarakat.(AVID/rel)
#Pemasyarakatan #Ditjenpas #Kemenimipas #RutanKelas1Medan #Rutan1Medan #RAGUSTABERSERI #BersihSehatRapiIndah




































