Jaringan Aktivis NTB Kritik Keras Pemerintah Kabupaten Bima Terkait Hilangnya Sdr. Kifen di Gunung Sangiang Api

TRIBRATA 24

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 15:25 WIB

50160 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTB | Jaringan Aktivis Nusa Tenggara Barat (NTB) menyampaikan kritik keras terhadap Pemerintah Kabupaten Bima yang dinilai seolah-olah menutup mata atas hilangnya salah satu warganya, Sdr. Kifen, yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Sangiang Api, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, sejak 13 Desember 2025 hingga kini belum ditemukan.

Hingga hari ini, belum terlihat adanya langkah serius, terukur, dan transparan dari Pemerintah Kabupaten Bima dalam upaya pencarian maupun penanganan kasus ini. Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan mendalam di tengah keluarga korban dan masyarakat luas, sekaligus memperlihatkan lemahnya respons negara dalam melindungi keselamatan warganya.

Koordinator Jaringan Aktivis NTB menegaskan bahwa hilangnya Sdr. Kifen bukan sekadar musibah biasa, melainkan persoalan kemanusiaan yang seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah daerah. “Kami menilai Pemerintah Kabupaten Bima gagal menunjukkan kehadiran negara. Sejak 13 Desember 2025, keluarga korban dibiarkan menunggu dalam ketidakpastian tanpa kejelasan upaya pencarian yang maksimal,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gunung Sangiang Api merupakan kawasan yang memiliki tingkat risiko tinggi, sehingga diperlukan keterlibatan penuh pemerintah daerah, termasuk koordinasi lintas instansi seperti BPBD, Basarnas, TNI-Polri, tenaga medis, serta relawan lokal. Namun hingga saat ini, upaya tersebut dinilai tidak berjalan optimal dan terkesan setengah hati.

Jaringan Aktivis NTB juga mempertanyakan minimnya informasi resmi yang disampaikan kepada publik. Tidak adanya keterbukaan informasi memperkuat dugaan bahwa pemerintah daerah tidak menjadikan kasus ini sebagai prioritas.

Atas dasar tersebut, Jaringan Aktivis NTB menuntut:

1. Pemerintah Kabupaten Bima segera mengintensifkan operasi pencarian secara menyeluruh dan berkelanjutan.

2. Melibatkan seluruh unsur terkait secara serius dan profesional.

3. Menyampaikan informasi yang transparan dan akuntabel kepada keluarga korban dan masyarakat.

4. Bertanggung jawab penuh atas keselamatan warganya, tanpa alasan dan tanpa penundaan.

“Nyawa warga tidak boleh dianggap remeh. Jika pemerintah terus diam dan lamban, maka ini adalah bentuk kelalaian serius yang mencederai rasa keadilan dan kemanusiaan,” tutup pernyataan presiden Jaringan Aktivis NTB (*).

Berita Terkait

Peredaran Narkoba di Jalan Pasar Baru Tembung Bebas Tak Tersentuh Hukum, Aparat Terkesan Tutup Mata!
Eko Sitepu Gelar Pembinaan Pancasila di Medan, Warga Soroti Keadilan Sosial
Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III
Kapolda NTB Pimpin Sertijab Dirpamobvit dan Kapolres Lombok Utara, Tekankan Makna Pengabdian
Ditjenpas Pindahkan 313 Warga Binaan Risiko Tinggi ke Nusakambangan, Langkah Tegas Pasca Insiden Rutan Depok
Atasi Krisis Air di Banten, PTPN IV PalmCo Salurkan 101 Ribu Liter Air Bersih untuk Ribuan KK
Kibarkan Merah Putih di Puncak Budug Asu, Alastua TNI-AD dan My Trippala Adventure Rayakan HUT TNI ke-81
Tuntut Enclave Lahan Seluas 1.570 Hektar dari PTPN IV, Tiga Forum Desa Senama Nenek ‘Kepung’ Bupati Kampar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:11 WIB

Legalitas Perusahaan dan Profesionalisme Jadi Kunci, Agus Kliwir Dorong Dewan Pers Pembenahan Konstituen

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:34 WIB

GARNIZUN Apresiasi Kapolri dan Polda Aceh Ungkap 1,1 Ton Sabu, Ardiansyah Saragih: Usut Tuntas hingga ke Akar Jaringan!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Payung Pemuda Demokrasi, Dorong Pelajar Mengembangkan Potensi Diri melalui Pendidikan dan Diskusi Publik

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:43 WIB

GARNIZUN Apresiasi Pelantikan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri Baru oleh Presiden Prabowo

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Tudingan Belasan HP, Narkoba hingga Jual-Beli Kamar Rutan Tanjung Gusta Dinilai Hoaks, Jangan Giring Opini Tanpa Bukti

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Kombes Reza Chairul Masuk Kandidat Komandan Upacara HUT ke-81 RI, Aktivis Nasional: Bukti Kualitas Perwira Polri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:36 WIB

Konsep Konsep Penting dan Mendasar dalam Penyusunan UULLAJ

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:50 WIB

Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan ormas Golkar!

Berita Terbaru