Takalar – TRIBRATA24.NET | Pemerintah Kecamatan Mangarabombang merespons cepat keluhan para petani terkait terganggunya distribusi air irigasi. Pada Kamis (25/6/2026), puluhan warga petani dari Desa Bontomanai dan Desa Lengkese datang ke Kantor Kecamatan untuk menyampaikan aspirasi mereka, karena saluran irigasi Pammukkulu tidak mengalir ke sejumlah lahan persawahan.
Camat Mangarabombang, Mappaturung Daeng Muntu, langsung menerima aspirasi tersebut dan segera turun ke lapangan bersama unsur terkait guna meninjau kondisi saluran air. Ia menyampaikan bahwa permasalahan ini ditindaklanjuti sesuai arahan Bupati Takalar, H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, sehingga aliran air yang sebelumnya terhambat kini sudah kembali lancar.
“Alhamdulillah, berkat arahan Bapak Bupati, keluhan masyarakat mengenai air Pammukkulu yang macet sudah kami selesaikan, dan saat ini air sudah mengalir kembali ke persawahan,” ujar Mappaturung Daeng Muntu.
Peninjauan ini juga dihadiri Ketua Pompengan Pammukkulu, Wakapolsek Mangarabombang, para petani, dan pihak terkait lainnya. Dipimpin langsung Camat, rombongan memeriksa saluran dari hulu hingga hilir untuk memastikan tidak ada lagi hambatan yang mengganggu pasokan air ke lahan pertanian.
Tindakan cepat ini mendapat apresiasi dari warga, karena dinilai mampu memberikan solusi nyata dan merespons kebutuhan petani secara langsung. Pemerintah Kecamatan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sektor pertanian, yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat. Dengan normalnya kembali aliran irigasi Pammukkulu, para petani kini dapat kembali beraktivitas dan menjaga produktivitas lahan sawah mereka.



































