Ribuan Warga Bertahan di Tengah Hujan, Om Sur: Bhayangkara Fest 2026 Jadi Bukti Kuatnya Spirit Keislaman Aceh

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:28 WIB

5051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Tokoh masyarakat Aceh, Suryadi Djamil atau yang akrab disapa Om Sur, menyampaikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Aceh, khususnya kalangan Generasi Z, yang tetap bertahan mengikuti tausiyah Ustaz Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A. meskipun hujan mengguyur lokasi kegiatan Bhayangkara Fest 2026 di Lapangan Merah Polda Aceh, Jumat malam (19/6/2026).

Menurut Om Sur, semangat ribuan jamaah yang tidak beranjak dari lokasi acara menjadi bukti kuat bahwa masyarakat Aceh masih memiliki kecintaan yang besar terhadap majelis ilmu dan dakwah Islam.

> “Saya sangat mengapresiasi seluruh masyarakat Aceh, terutama anak-anak muda dan Generasi Z yang tetap bertahan mendengarkan tausiyah Ustaz Adi Hidayat walaupun hujan turun. Ini menunjukkan semangat menuntut ilmu agama di Aceh masih sangat tinggi,” ujar Om Sur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala daerah dari berbagai kabupaten/kota di Aceh, termasuk para wali kota dan bupati se-Aceh. Hadir pula Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil, yang ikut menyaksikan antusiasme masyarakat dalam mengikuti rangkaian kegiatan Bhayangkara Fest 2026.

Selain mengapresiasi masyarakat, Om Sur juga memberikan penghargaan kepada seluruh panitia dan jajaran penyelenggara Bhayangkara Fest 2026 yang dinilai berhasil menghadirkan suasana yang tertib, aman, nyaman, dan humanis bagi seluruh pengunjung.

Ia menilai tudingan sebagian pihak yang menyebut kegiatan tersebut melanggar syariat Islam tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Menurutnya, sejak awal kedatangan peserta, panitia telah menerapkan pengaturan yang memperhatikan nilai-nilai syariat dan kearifan lokal Aceh.

> “Ada yang mengatakan acara ini melanggar syariat. Namun faktanya, sejak masyarakat datang ke lokasi, panitia telah mengarahkan dan menuntun peserta dengan baik. Jamaah perempuan diarahkan ke sisi kanan, sementara jamaah laki-laki ke sisi kiri. Ini menunjukkan panitia tetap memperhatikan norma dan nilai-nilai syariat yang berlaku di Aceh,” tegas Om Sur.

 

Menurutnya, pengaturan tersebut menjadi bukti bahwa penyelenggara tidak hanya fokus pada kesuksesan acara, tetapi juga berupaya menjaga kenyamanan, ketertiban, dan nilai-nilai keislaman yang menjadi identitas masyarakat Aceh.

> “Saya juga mengapresiasi seluruh panitia Bhayangkara Fest 2026 yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Suasana yang tercipta sangat humanis, damai, tertib, dan nyaman. Masyarakat yang hadir merasa aman dan menikmati kegiatan dengan penuh kekeluargaan,” tambahnya.

 

Om Sur berharap semangat kebersamaan yang tercipta dalam Bhayangkara Fest 2026 dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh pelaksanaan kegiatan publik yang mampu mengedepankan nilai edukasi, dakwah, persatuan, serta kedekatan antara masyarakat dan institusi negara.

Bhayangkara Fest 2026 menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang menghadirkan berbagai kegiatan sosial, budaya, hiburan, dan keagamaan. Kehadiran ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Aceh, termasuk kalangan generasi muda, menunjukkan tingginya dukungan publik terhadap kegiatan yang mengedepankan semangat kebersamaan, persaudaraan, dan nilai-nilai religius di Tanah Rencong.

Berita Terkait

Praktisi Desak Evaluasi Total Sistem Deteksi Dini Polres Pidie yang Diduga Tumpul Biarkan Pabrik Sabu 15 Km dari Sigli Beroperasi
Berawal dari Informasi Warga, Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Gunakan Sabu”
Kapolres Bireuen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Digelar Serentak 26 Oktober hingga 8 November 2026
Kapolres Bireuen Hadiri Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan XXXVIII Universitas Islam Aceh
Kapolres Bireuen Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Umbau Pengendara Tertib Utamakan Keselamatan
Kapolres Bireuen Ajak Pelajar Jauhi Bullying, Narkoba, Judol, dan Pinjol
Program TMMD, Jalan Utama Menuju Huntara Kampung Pepelah Dibuka
Kapolres Bireuen Pimpin Latihan Dalmas, Tingkatkan Profesionalisme Personel Hadapi Gangguan Kamtibmas
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:49 WIB

Lapas Labuhan Ruku Gelar Tausyiah Kerohanian Islam bagi Warga Binaan Wanita

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Perkuat Sinergi dalam Menjaga Kemananan, Bupati Batu Bara Hadiri Silaturahmi Kapolda Sumut bersama Al Washliyah*

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Reses Tahap III DPRD Batu Bara di Dapil II, Rusli Tampung Aspirasi 10 Kepala Desa

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:39 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Pangdam I/BB Lantik Bintara Remaja TNI AD,

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:07 WIB

KASUS PT TSI VS BANK MANDIRI: Rion Arios Desak OJK, BI, dan LPS Beri Kejelasan atas 54 Cek Senilai Rp124 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Lapas Labuhan Ruku Hadiri Pembukaan Festival Literasi Batu Bara Bahagia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Minggu Kasih di Gereja Santa Maria Mataram, Wakapolda NTB Ajak Keluarga dan Tokoh Agama Pelihara Kamtibmas

Berita Terbaru