Dari Nias ke Mabes Polri: FJO Tuntut Keadilan untuk Agnes Jance Zebua, Bareskrim Terima Audiensi

TRIBRATA 24

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:42 WIB

50122 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 10 Juni 2026 – Forum Juang Ononiha (FJO) menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta, sebagai bentuk desakan kepada Kepolisian Republik Indonesia agar mengusut tuntas kasus kematian Agnes Jance Zebua yang hingga saat ini masih menjadi perhatian luas masyarakat Kepulauan Nias.

Aksi tersebut dihadiri oleh Koordinator Pusat FJO, April Julianus Daeli, Koordinator Lapangan FJO, Kelfinus Bu’ulolo, serta jajaran pengurus dan perwakilan masyarakat Nias dari berbagai daerah. Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan tuntutan agar Polri menunjukkan komitmen nyata dalam menegakkan hukum dan menghadirkan keadilan bagi keluarga korban.

Usai menyampaikan aspirasi di depan Mabes Polri, perwakilan Forum Juang Ononiha diterima untuk melakukan audiensi dengan jajaran Bareskrim Polri. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi FJO untuk menyampaikan secara langsung berbagai aspirasi, tuntutan, serta harapan masyarakat Nias terkait penanganan kasus kematian Agnes Jance Zebua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam audiensi tersebut, FJO menyerahkan dokumen resmi berisi pernyataan sikap dan tuntutan masyarakat kepada pihak Bareskrim Polri. FJO menegaskan pentingnya langkah konkret dalam mempercepat pengungkapan kasus, menjamin transparansi proses hukum, serta memastikan seluruh pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum yang berlaku.

Koordinator Pusat FJO, April Julianus Daeli, menyampaikan apresiasi atas kesediaan Bareskrim Polri menerima aspirasi masyarakat secara langsung.

“Kami mengapresiasi keterbukaan Bareskrim Polri yang telah menerima audiensi dan mendengarkan aspirasi masyarakat Nias. Kami berharap pertemuan ini menjadi langkah awal yang positif menuju pengungkapan kasus secara menyeluruh dan berkeadilan,” ujar April Julianus Daeli.

Sementara itu, Koordinator Lapangan FJO, Kelfinus Bu’ulolo, menegaskan bahwa masyarakat akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut hingga terdapat kepastian hukum yang jelas.

“Kami datang membawa suara masyarakat yang mendambakan keadilan. Aspirasi yang kami sampaikan hari ini adalah harapan besar masyarakat Nias agar kasus ini mendapat perhatian serius dari pimpinan Polri dan dituntaskan secara profesional,” katanya.

Dalam aksi dan audiensi tersebut, Forum Juang Ononiha menyampaikan lima tuntutan utama kepada Kepolisian Republik Indonesia:

1. Mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus kematian Agnes Jance Zebua, menangkap pelaku, mengungkap seluruh fakta yang sebenarnya, serta membawa setiap pihak yang terlibat ke hadapan hukum.

2. Menuntut evaluasi terhadap kinerja Kapolres Nias dan Kasat Reskrim Polres Nias terkait penanganan kasus yang dinilai belum memenuhi harapan masyarakat.

3. Menuntut evaluasi terhadap jajaran Polda Sumatera Utara terkait langkah-langkah percepatan pengungkapan perkara yang menjadi perhatian publik.

4. Mendesak Kapolri untuk memberikan supervisi dan perhatian khusus terhadap penanganan kasus melalui Bareskrim Polri guna memastikan proses hukum berjalan profesional, independen, dan transparan.

5. Mendesak Polri untuk membuka perkembangan penanganan perkara secara berkala kepada publik guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Forum Juang Ononiha menegaskan bahwa seluruh rangkaian aksi dan audiensi dilaksanakan secara damai, tertib, dan konstitusional sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal penegakan hukum di Indonesia.

FJO menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus kematian Agnes Jance Zebua dan menunggu tindak lanjut konkret dari hasil audiensi yang telah dilakukan bersama jajaran Bareskrim Polri.

“Kehadiran kami di Mabes Polri bukan semata-mata untuk menyampaikan protes, tetapi untuk memastikan suara masyarakat didengar. Kami berharap hasil audiensi ini menjadi langkah nyata menuju terungkapnya kebenaran dan tegaknya keadilan,” tutup April Julianus Daeli.

Berita Terkait

Narasi Negatif Terhadap AHY Dinilai Sarat Kepentingan dan Tidak Berdasarkan Fakta
Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia
Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force
Jangan Ganggu Masa Depan Anak! DPP LIPPI Tolak Narasi “Hentikan MBG
Generasi Muda Diminta Adaptif dan Kritis Hadapi Tantangan Dunia Pendidikan
Samsuri, S.Pd.I, M.A Siapkan Strategi Besar untuk Menangkan Dukungan sebagai Calon Presiden RI 2029 di Seluruh Indonesia
Kami Mempertanyakan Kemurnian Gerakan BEM SI Jawa Barat Yang Dinilai Tidak Pantas Ciderai Etika Publik
Sejalan dengan BNN, PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Vape Dilarang di RUU Narkotika

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:30 WIB

Dari Hati Untuk Sesama, GRIB Jaya Medan Bersama PAC Khusus Simalingkar Hadir Membawa Kebahagiaan di Tiga Panti Asuhan

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:40 WIB

Lapas Sibolga Jalin Sinergi dengan DPRD Kota Sibolga, Perkuat Dukungan Program Pembinaan dan Pemasyarakatan

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:00 WIB

Perkenalan dan Sapa Warga Binaan, Plt Kalapas Narkotika Langkat Tegaskan Komitmen Pembinaan dan Ketertiban

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:07 WIB

Anggota DPRD Batu Bara Rusli Kunjungi Pantai Rimbo Lestari, Kagum dengan Inisiatif Masyarakat Pengelola

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:50 WIB

Setiap Hari, 700-an Warga Merasakan Manfaat Dapur Umum GRIB Jaya Medan yang Tetap Eksis Hingga Kini

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:43 WIB

Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah: Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:07 WIB

Jalin Sinergi Baru, Plt. Kepala Lapas Narkotika Langkat Silaturahmi dan Koordinasi dengan Camat Hinai

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:08 WIB

Gubernur Bobby Nasution Heran, Kabupaten Batubara Tidak Kirim Kontingen MTQ Ke-40 Sumut

Berita Terbaru

error: Content is protected !!